Visi dan Misi Kota pada era Otonomi Daerah telah banyak melahirkan praktek-praktek terbaik (best practices) dalam mengelola pembangunan di daerah. Sebagai sebuah contoh, Kab Sragen mengubah visi Kabupatennya pada tahun 2007 menjadi Sragen Cerdas (Smart). Ini didasarkan atas keberhasilan Kabupaten ini mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan daerah, antara lain dalam bidang Kantor Pelayanan Terpadu (KPT), komoditi pertanian anorganik, teknologi informasi pada sektor publik. Demikian juga Kota Solo, yang dahulu pada awal kepemimpinan Wali Kota Ir. Joko Widodo menggunakan visi “Berseri Tanpa Korupsi”, maka pada akhir-akhir ini telah mengubah visinya menjadi “Solo Kreatif Solo Sejahtera”. Penetapan visi ini berbarengan dengan tekad Kota Solo menjadi kota MICE (Meeting, Intensive, Conference, Exhibition), seperti telah dibuktikan dengan penyelenggaran berbagai event international dewasa ini. Seperti Solo International Etnic Music (SIEM) 2, Solo Heritage City International Conference (SHCIC), Solo Batik Carnival (SBC) 2, World Herritage Conference (WHC) dll. |
 |